- Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim meninjau langsung lokasi terdampak angin kencang di Desa Talang dan Desa Matanair.
- Pemkab Sumenep menyalurkan paket sembako, logistik darurat, dan perlengkapan rumah tangga kepada warga terdampak.
- Wabup menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah desa dan kecamatan dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Wabup Sumenep Salurkan Bantuan Korban Bencana Angin Kencang
ETOLESA.WEB.ID - SUMENEP - Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di lokasi bencana menjadi angin segar bagi warga yang tengah berduka akibat terjangan cuaca ekstrem.
Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, turun langsung menyapa sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak angin kencang di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, dan Desa Matanair, Kecamatan Rubaru.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
Didampingi sejumlah pejabat dinas terkait, KH Imam Hasyim memastikan bantuan sampai ke tangan mereka yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.
Wakil Bupati menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan manifestasi dari tanggung jawab dan empati yang nyata.
“Pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah. Kami ingin memastikan warga terdampak merasa aman, diperhatikan, dan tidak sendirian menghadapi bencana ini bersama keluarga,” ujar KH Imam Hasyim.
Ia mengakui bahwa bantuan yang diberikan secara fisik memiliki keterbatasan jumlah, namun membawa pesan dukungan moral yang besar.
“Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya mengganti kerugian warga, tetapi kami berharap bisa sedikit meringankan beban dan menjadi penguat semangat bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, KH Imam Hasyim juga memberikan instruksi khusus kepada pihak kecamatan dan pemerintah desa.
Ia meminta seluruh aparatur desa aktif bergerak dalam proses perbaikan rumah warga agar aktivitas masyarakat kembali normal secepat mungkin.
“Peran aktif pemerintah desa dan kecamatan sangat dibutuhkan agar pemulihan bisa berjalan cepat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Adapun bantuan yang diberikan mencakup paket sembako, logistik darurat, serta berbagai perlengkapan rumah tangga sesuai kebutuhan mendesak warga di lapangan.
Aksi tanggap darurat ini diharapkan mampu mempererat solidaritas sosial sekaligus mempercepat pemulihan infrastruktur di kedua desa tersebut.
(*)

