Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah di Seluruh Indonesia Selesai Empat Tahun, Tahun Ini 60 Ribu

Selasa, 13 Januari 2026, 19:47
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah di Seluruh Indonesia Selesai Empat Tahun, Tahun Ini 60 Ribu


ETOLESA.WEB.ID - SUMENEP - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan melalui program renovasi sekolah secara masif demi mencetak sumber daya manusia unggul di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah strategis ini diawali dengan target perbaikan puluhan ribu bangunan sekolah yang akan dilaksanakan mulai tahun anggaran ini.

"Tahun ini saja, saya akan renovasi 60 ribu sekolah dan seterusnya," ujar Presiden Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang diikuti secara daring melalui Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa.

Kepala Negara mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia memiliki sekitar 300 ribu sekolah yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah.

Presiden menargetkan seluruh bangunan sekolah tersebut dapat diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya secara menyeluruh dalam kurun waktu empat tahun ke depan.

"Kita punya 300 ribu sekolah, saya berharap dalam 4 tahun kita bisa selesaikan semua sekolah-sekolah di Indonesia, dan kualitasnya akan kita tingkatkan di segala bidang," katanya.

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa sektor pendidikan memegang peran yang sangat strategis dalam fondasi pembangunan nasional.

Menurutnya, pendidikan bukan sekadar sarana mencetak lulusan, melainkan kunci utama dalam menggerakkan roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah optimistis program renovasi ini akan menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi seluruh anak bangsa.

"Pendidikan adalah instrumen pembangunan, pendidikan adalah instrumen kesejahteraan, pendidikan adalah instrumen demokrasi, pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan," imbuh Presiden.

Selain perbaikan fisik, pemerintah juga berencana menghadirkan minimal satu sekolah unggulan di setiap provinsi, baik melalui SMA Taruna Nusantara maupun SMA Garuda.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat lahirnya pemimpin masa depan bangsa yang kompetitif.

Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah akan memperluas jaringan SMA Taruna Nusantara serta membentuk sedikitnya 20 sekolah serupa bernama SMA Garuda.

Sekolah-sekolah tersebut dirancang sebagai model pendidikan unggulan guna menjangkau lebih banyak daerah sekaligus mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas.

Upaya ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi Indonesia dalam mengejar ketertinggalan kualitas sumber daya manusia di tingkat global.

Akselerasi pembangunan infrastruktur pendidikan ini menjadi prioritas utama kabinet dalam masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

(*)

TerPopuler

close