- Total Anggaran: Pemprov Jambi mengalokasikan bantuan modal senilai Rp48,6 miliar sepanjang tahun 2025.
- Target Sasaran: Sebanyak 7.316 pelaku UMKM telah menerima manfaat dana hibah untuk penguatan struktur ekonomi lokal.
- Tujuan Strategis: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penyerapan tenaga kerja, dan membangun ekosistem usaha yang mandiri serta berdaya saing.
ETOLESA.WEB.ID - JAMBI – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan semakin nyata melalui penyaluran bantuan modal usaha besar-besaran bagi pelaku UMKM.
Strategi penguatan ekonomi lokal ini menjadi prioritas utama guna memastikan pelaku usaha mikro kecil dan menengah di seluruh kabupaten/kota memiliki daya saing tinggi, mampu menyerap tenaga kerja secara optimal, serta menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat Jambi yang berkelanjutan.
Langkah konkret ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, saat menutup perhelatan akbar "Jambi Mantap Expo 2026" di Jambi, Senin (12/1).
Langkah konkret ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, saat menutup perhelatan akbar "Jambi Mantap Expo 2026" di Jambi, Senin (12/1).
Beliau mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp48,6 miliar yang didistribusikan kepada 7.316 pelaku usaha.
"Kucuran dana bagi UMKM supaya tetap bertahan dan mampu menjaga ketahanan ekonomi daerah serta penyerapan tenaga kerja sehingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Sudirman dalam sambutannya.
Strategi Penguatan Ekonomi Lokal
Menurut Sekda, pemberdayaan pelaku ekonomi khususnya UMKM merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperluas peluang ekonomi masyarakat.
"Kucuran dana bagi UMKM supaya tetap bertahan dan mampu menjaga ketahanan ekonomi daerah serta penyerapan tenaga kerja sehingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Sudirman dalam sambutannya.
Strategi Penguatan Ekonomi Lokal
Menurut Sekda, pemberdayaan pelaku ekonomi khususnya UMKM merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperluas peluang ekonomi masyarakat.
Pemprov Jambi memposisikan diri sebagai katalisator sekaligus fasilitator yang menjamin keberlangsungan usaha kecil melalui berbagai program pembinaan, bantuan permodalan, hingga akses pemasaran yang lebih luas.
Salah satu implementasi nyata dari dukungan tersebut adalah penyelenggaraan Jambi Mantap Expo.
Salah satu implementasi nyata dari dukungan tersebut adalah penyelenggaraan Jambi Mantap Expo.
Wadah ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk unggulan dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat kapasitas UMKM lokal agar siap menghadapi tantangan pasar global.
Sekda memastikan bahwa arah kebijakan pemerintah provinsi akan terus berfokus pada pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan inovatif.
Sekda memastikan bahwa arah kebijakan pemerintah provinsi akan terus berfokus pada pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan inovatif.
Bantuan bagi UMKM dipastikan berlanjut sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan.
Sinergi Membangun Ekosistem Mandiri
Menutup rangkaian acara, Sudirman mengajak seluruh elemen mulai dari dunia usaha, perbankan, akademisi, hingga masyarakat luas untuk memperkuat sinergitas.
Sinergi Membangun Ekosistem Mandiri
Menutup rangkaian acara, Sudirman mengajak seluruh elemen mulai dari dunia usaha, perbankan, akademisi, hingga masyarakat luas untuk memperkuat sinergitas.
Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci utama dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh.
"Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, saya optimis UMKM Provinsi Jambi akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Upaya masif ini diharapkan mampu membawa Jambi menjadi provinsi yang mandiri secara ekonomi melalui fondasi UMKM yang kokoh dan berdaya saing tinggi di masa depan.
"Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, saya optimis UMKM Provinsi Jambi akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Upaya masif ini diharapkan mampu membawa Jambi menjadi provinsi yang mandiri secara ekonomi melalui fondasi UMKM yang kokoh dan berdaya saing tinggi di masa depan.
(*)

