Wabup Sumenep Resmikan Smart Farming Hortikultura Dorong Pertanian Modern dan Pasar Ritel

Jumat, 19 Desember 2025, 10:43
Wabup Sumenep Resmikan Smart Farming Hortikultura Dorong Pertanian Modern dan Pasar Ritel

  • Kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan resmi beroperasi sebagai model pertanian modern berbasis teknologi
  • Sistem green house digital memungkinkan petani menjaga kualitas dan produktivitas hasil panen
  • Produk hortikultura Sumenep telah menembus pasar ritel modern seperti Indomaret

Etolesa.web.id -  Sumenep - Transformasi pertanian berbasis teknologi mulai menunjukkan dampak nyata di Kabupaten Sumenep. 

Peresmian Kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, menjadi tonggak perubahan pola tanam dari sistem tradisional menuju pertanian modern yang lebih presisi, efisien, dan berorientasi pasar.

Peresmian kawasan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, pada Kamis (18/12/2025). 

Program ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendorong sektor pertanian agar mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperkuat daya saing petani lokal di pasar ritel modern.

Kawasan Smart Farming Hortikultura Kasengan difokuskan pada pengembangan komoditas hortikultura unggulan seperti selada dan melon. 

Budidaya dilakukan melalui sistem green house yang memungkinkan tanaman tumbuh dalam kondisi terkontrol. 

Seluruh proses produksi dijalankan berbasis teknologi digital, mulai dari pengaturan suhu dan kelembapan, pemupukan, hingga sistem irigasi yang terintegrasi secara otomatis.

Penerapan teknologi ini memungkinkan petani memantau kondisi tanaman secara real time. Ketepatan pengelolaan tersebut berpengaruh langsung terhadap kualitas hasil panen, sekaligus menjaga produktivitas tetap stabil sepanjang musim tanam. 

Model pertanian ini dinilai mampu menjawab tantangan perubahan iklim dan tuntutan pasar yang semakin ketat.

Wakil Bupati Sumenep menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Inung, serta dukungan pemerintah kecamatan dan desa yang turut mengawal pelaksanaan program smart farming tersebut.

Menurut Imam Hasyim, kehadiran kawasan smart farming menjadi bukti bahwa sektor pertanian tidak lagi identik dengan cara-cara lama. 

Ia menilai teknologi mampu mengubah wajah pertanian menjadi lebih menarik, khususnya bagi generasi muda yang selama ini cenderung menjauh dari sektor ini.

“Dengan pendekatan seperti ini, anak-anak muda bisa melihat bahwa pertanian punya masa depan yang cerah jika dikelola dengan cara yang lebih maju dan modern,” tuturnya.

Selain mendorong regenerasi petani, kawasan ini juga berhasil membuka akses pasar yang lebih luas. 

Imam Hasyim mengungkapkan bahwa produk hortikultura dari Smart Farming Kasengan telah masuk ke jaringan ritel modern, termasuk Indomaret. 

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa produk petani lokal Sumenep mampu memenuhi standar kualitas pasar modern yang dikenal ketat.

“Masuk ke pasar modern bukan perkara mudah. Artinya, kualitas produk kita memang sudah diakui,” ujarnya.

Melihat langsung hasil panen yang dihasilkan, Imam Hasyim mengaku kagum atas capaian para petani. 

Ia menilai kawasan Smart Farming Hortikultura Kasengan layak dijadikan percontohan pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah lain di Kabupaten Sumenep.

“Apa yang saya lihat hari ini benar-benar membanggakan. Hasilnya berkualitas dan menjadi bukti bahwa pertanian Sumenep mampu melangkah lebih jauh,” pungkasnya.


(*)

TerPopuler

close