- Pemkab Sumenep mengingatkan pengelola destinasi wisata menyiapkan fasilitas jelang libur Nataru sekitar 10 hari
- Disbudporapar menilai masa libur akhir tahun sebagai momentum peningkatan kunjungan wisata
- Pelayanan wisata diminta tetap prima agar pengunjung mendapat pengalaman positif
Etolesa.web.id - Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep meminta seluruh pengelola destinasi wisata memastikan kesiapan fasilitas menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang diperkirakan berlangsung sekitar 10 hari. Imbauan ini disampaikan untuk menjamin kenyamanan wisatawan sekaligus memaksimalkan potensi peningkatan kunjungan wisata di Sumenep selama libur panjang akhir tahun.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Mohamad Iksan, menegaskan bahwa kesiapan fasilitas menjadi faktor utama dalam menunjang aktivitas wisata saat Nataru. Menurutnya, lonjakan pengunjung kerap terjadi pada periode tersebut sehingga sarana pendukung harus berada dalam kondisi layak pakai.
"Fasilitas harus benar-benar siap dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berkunjung ke destinasi wisata," kata Iksan, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan, libur Natal dan Tahun Baru selalu menjadi momentum strategis bagi sektor pariwisata daerah. Durasi libur yang relatif panjang membuka peluang meningkatnya pergerakan wisatawan, baik dari dalam daerah maupun luar daerah, yang berkunjung ke berbagai destinasi unggulan di Sumenep.
"Libur Nataru ini cukup panjang, sekitar 10 hari, sehingga menjadi kesempatan besar bagi pariwisata Sumenep untuk berkembang," ujarnya.
Selain kesiapan fasilitas fisik seperti area parkir, toilet, tempat ibadah, hingga akses pendukung lainnya, Iksan juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan. Pelayanan yang baik dinilai mampu memberikan kesan positif bagi wisatawan dan mendorong kunjungan ulang di masa mendatang.
Menurut Disbudporapar, sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata sangat dibutuhkan agar masa libur Nataru dapat berjalan aman, nyaman, dan tertib. Dengan kesiapan yang matang, sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah serta meningkatkan citra pariwisata Sumenep di mata wisatawan.
(*)

