Pemkab Sumenep Bangun Tugu Keris Baru di Taman Bunga Pottre Koneng Sebagai Simbol Identitas Budaya

Sabtu, 03 Januari 2026, 00:43
Pemkab Sumenep Bangun Tugu Keris Baru di Taman Bunga Pottre Koneng Sebagai Simbol Identitas Budaya


  • Pemerintah Kabupaten Sumenep membangun Tugu Keris baru di area Taman Bunga Pottre Koneng dengan anggaran APBD 2025 sebesar Rp96,3 juta.
  • Pembangunan ini bertujuan memperkuat identitas Sumenep sebagai "Kota Keris" sekaligus menjadi sarana edukasi budaya dan daya tarik wisata lokal.
  • Sumenep saat ini memiliki lebih dari 600 empu aktif dan memegang rekor MURI untuk tugu keris tertinggi di Indonesia yang berlokasi di Desa Sendang.

ETOLESA.WEB.ID - SUMENEP –
Komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep dalam melestarikan warisan leluhur kembali dipertegas melalui pembangunan Tugu Keris terbaru di kawasan strategis pusat kota. 

Destinasi wisata sejarah dan budaya di Jawa Timur ini kini memiliki ikon baru yang terletak di sisi kiri arah barat Taman Bunga Pottre Koneng, sebuah langkah nyata untuk memperkuat branding Sumenep sebagai Kota Keris yang telah diakui dunia.

Pembangunan tugu keris "mini" ini bersumber dari APBD Kabupaten Sumenep tahun anggaran 2025 melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

Dengan pagu anggaran senilai Rp 96.392.400, struktur ini memiliki dimensi yang lebih ringkas jika disandingkan dengan tugu keris raksasa di Desa Sendang yang mencapai ketinggian 17 meter. 

Meski demikian, secara visual tugu ini tetap mengadopsi corak serupa, lengkap dengan model luk dan hiasan kelopak di bawah gagang keris yang artistik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan manifestasi jati diri daerah yang telah lama dikenal sebagai sentra budaya keris. 

Menurutnya, tugu tersebut memegang peran ganda, yakni sebagai pemanis estetika kota sekaligus instrumen edukasi bagi publik.

“Tugu ini diharapkan menjadi media pengenalan sejarah dan kekayaan budaya Sumenep, sekaligus memperkuat daya tarik wisata Taman Bunga,” katanya.

Filosofi di Balik Keagungan Keris Sumenep

Kehadiran tugu baru ini menambah daftar monumen serupa di Sumenep. Sebelumnya, Kabupaten di ujung timur Pulau Madura ini telah memiliki Tugu Keris "Raksasa" di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, yang berhasil memecahkan rekor MURI. 

Desain tersebut terinspirasi dari pusaka era Sultan Abdurrahman, yakni keris luk-9 dengan pamor rojo abolo rojo yang melambangkan kejayaan.

Simbolisme nasionalisme juga disematkan melalui 45 kelopak bunga pada monumen tersebut, yang merepresentasikan tahun kemerdekaan Indonesia. 

Sebagai informasi, ekosistem keris di Sumenep merupakan salah satu yang terkuat di dunia dengan dukungan lebih dari 600 empu aktif. Kapasitas produksinya mencapai lebih dari 2.000 bilah keris per bulan yang telah menembus pasar internasional.

Langkah Pemkab Sumenep ini sejalan dengan status keris sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO sejak 2005. 

Kehadiran ornamen budaya di ruang publik seperti Taman Bunga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. 

Transformasi fisik ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai sejarah tetap bisa bersanding harmonis di tengah modernisasi tata ruang kota.

(*)

TerPopuler

close