Sekolah Rakyat Resmi Dibuka di Sumenep, Pendidikan Gratis Anak Keluarga Miskin Dimulai

Jumat, 03 Oktober 2025, 21:12
Sekolah Rakyat Resmi Dibuka di Sumenep, Pendidikan Gratis Anak Keluarga Miskin Dimulai

ETOLESA.WEB.ID - SUMENEP -
Pemerintah Kabupaten Sumenep meresmikan penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program pendidikan gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Peluncuran sekolah yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem ini berlangsung di SKD Batuan, Selasa, 30 September 2025.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi tonggak penting dalam memastikan setiap anak di Sumenep memperoleh hak pendidikan tanpa terbebani biaya.

“Saat ini Sekolah Rakyat sudah ada di Sumenep untuk memberikan pendidikan kepada semua masyarakat. Hak ini diharapkan melahirkan generasi cerdas, terampil, berkarakter, dan berakhlak mulia, sekaligus mampu bersaing menghadapi tantangan zaman,” kata Fauzi.

Ia menambahkan, Pemkab Sumenep berkomitmen penuh untuk menekan angka putus sekolah sekaligus menghadirkan pemerataan pendidikan bermutu. Pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar di Desa Patean, Kecamatan Batuan, untuk pembangunan sekolah permanen yang akan dimulai pada 2026.

“Untuk sementara, aktivitas belajar ditempatkan di SKD Batuan,” ujarnya.

Kepala Sekolah Rakyat, Norani Yanuar S, menyampaikan jumlah peserta didik pada tahap awal mencapai 96 anak. Dari jumlah itu, sebanyak 46 siswa berada di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 50 siswa lainnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurut Norani, fasilitas yang tersedia di sekolah tersebut sudah memenuhi ketentuan, meliputi ruang kelas, tenaga pengajar, wali asuh, hingga pengelola asrama. Ia menjelaskan kegiatan belajar mengajar akan dimulai setelah masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada 13 Oktober 2025.

Hadirnya Sekolah Rakyat di Sumenep menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih pendidikan berkualitas. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.


(*)

TerPopuler

close